Posted by: geocholic | October 23, 2008

Foto2 Halal Bihalal IA GD

Assalamualaikum wr wb

Pada hari Jum’at minggu lalu tanggal 17 Oktober 2008 diadakan Halal Bihalal IA-GD ITB. Berikut foto-foto lintas generasi dari alumni GD ITB (juru foto istri saya alias Sandra Widyastuti 01)

Angkatan 1975-kebawah

Angkatan 1975-1980

Angkatan 1980-85

Angkatan 1985-90

Angkatan 1990-2000

Angkatan 2000-termuda

-tidak terfoto-

boybandnya 2001

yang ditengah kok imut banget sih …. :p

Rgds,

awang


Posted by: geocholic | October 23, 2008

Google Earth = Peta Gratis Terhandal

Assalamualaikum wr wb

Selamat Pagi semua…

Posting saya kali ini membahas tentang kehandalan citra satelit dari Google Earth (GE) yang sangat membantu saya dalam pembuatan peta. Beberapa waktu ini saya sering menggunakan citra dari Google Earth (GE) untuk dicombine dengan peta-peta yang saya buat. Untuk yang pertama saya menggunakan citra GE untuk menunjukkan situasi daerah sekitar Sengeti (Jambi) karena keterbatasan data yang kami punya di daerah sana. Maka di hasil peta sbb di bawah ini :

Peta ini lumayan membantu untuk menunjukkan jalan2 di sekitar daerah tersebut, sehingga memudahkan dalam tracking ke lokasi yang dimaksud.

Citra GE juga sangat bermanfaat untuk kebutuhan yang lainnya. Saya juga menggunakan citra GE untuk mempermudah pekerjaan management asset sumur-sumur milik PTM. Gambar contoh bisa dilihat bawah ini :

Saya juga pernah menggunakan citra GE untuk membuat Peta Lokasi Kompleks Rumah saya. Peta ini atas permintaan bapak saya yang kebetulan ketua RT. Peta tersebut kemudian dipasang di Gedung Serbaguna Perumahan Nambangan. Kata bapakku, ya mungkin ini salah satu hasil karyamu yang bisa dimanfaatin disini, tak sia-sia aku nyekolahin kamu nak….hehehe.

Dan terakhir saya menggunakan citra GE untuk membuat peta lokasi tempat maen futsal bareng alumni GD ITB di Bros Futsal, Blok M. Nih sedikit coret2annya (yang penting jelas)

Oke teman2 sekian posting dari saya mengenai GE. Mungkin dilain waktu saya akan post lagi hal-hal yang menarik tentang GE.

Rgds,

Awang

Posted by: geocholic | August 6, 2008

Jejak Geodet – Suban Siarak

Assalamualaikum

Sudah beberapa bulan blog ini belum diisi. Kini, saya coba untuk kembali saya isi. Kali ini saya akan menceritakan tentang pengalaman saya beberapa hari yang lalu dalam pekerjaan pemasangan titik ikat untuk pekerjaan survey seismik. Lokasi pekerjaan berada di 3 kecamatan di kabupaten Muba yakni Babat Toman, Sanga Desa dan Batanghari Leko. Titik ikat yang terpasang adalah 40 buah, untuk mengikat lintasan seismik sepanjang 600 km. Dengan area yang sebagian besar masih hutan, pekerjaan pemasangan dan pengukuran bm ini cukup menguras tenaga.

Saya datang ke lokasi pada tanggal 16 Juli 2008, setelah 6 bm belum terpasang dan pengukuran session belum dilakukan. Tugas saya menyelesaikan pemasangan bm sisa dan pengukuran sessin GPS. 6 Lokasi bm ini terletak di medan yang berat yakni di dalam hutan. Jalan yang masih tanah basah, menbuat mobil susah untuk bergerak.

Lokasi 2 pertama terletak di hutan talang gambir menuju desa talang bulian. Jalan masih tanah liat dengan beberapa tanjakan membuat mobil beberapa kali selip. Jarak 7 km dari arah jalan berbatu untuk menuju lokasi bm ditempuh dalam waktu 1,5 jam. Melewati jembatan dengan hanya terdiri dari 2 kayu membuat perjalanan semakin “mengerikan”.Setelah melewati perjalanan yang panjang, akhir titik ini dapat diukur dengan sukses. Hanya roda “hiline” sedikit bunyi setelah dicek ternyata baut roda ada yang hancur. Hahaha…ini salah satu akibat dari medan yang tidak kalah dari medan offroad.

Dua lokasi selanjutnya berada di hutan Sungai Anggang Besar. Lokasi ini tak kalah hebatnya dari medan yang sebelumnya. Medan hampir mirip, yaitu tanah basah setelah hujan dan beberapa gundukan yang terjal. Perjalanan ini tak ayal seperti kita bermain arung jeram tetapi di darat. Sempat beberapa kali babi hutan terlihat di melintas di tengah perjalanan. Saya hampir takjub ketika ada seekor babi hutan berwarna coklat bersih dan ukuran sangat besar terlihat, karena baru kali ini saya melihatnya. Orang menyebutnya itu si “bule”. Dalam perjalanan ini juga saya melihat beberapa gelondong kayu besar, yang saya curiganya ini hasil ilegal logging. Setelah masuk ke dalam hutan lagi, saya cukup kaget ketika mendapat pohon2 sudah pada dipotong dan dibakar. Beda sekali dengan hutan bagian luar hutan yang masih banyak pohon. Dalam anggapan saya, tidak salah lagi ini merupakan kegiatan penebangan hutan, apakah itu legal atau ilegal. Tidak lama kemudian saya menjumpai beberapa truk yang mengangkut kayau-kayu besar tersebut. Saya mencoba menanyakan tentang status kayu-kayu tersebut. Mereka menjawab bahwa kayu ini milik penduduk dan akan dijual ke mill yang katanya milik seorang warna negara korea. Mereka menjelaskan kalau dijual ke mill itu, masalah perijinannya pasti beres jadi tidak perlu takut. hmmnnnn…..sedih juga sih melihat kondisi ini, tapi ya udah lah perjalanan masih panjang untuk memasang bm. Tengah hari kita berhasil memasang dan mengukur bm. Sore hari kita kembali bm, tapi dasar sial dompet salah satu kru terjatuh jadi kita harus mencoba mencari hingga pul 8 malam baru kita pulang setelah hasilnya nihil.

Dua bm terakhir adalah yang paling susah. Memang di dalam peta landsat yang saya buat, sedikit ada penampakan jalan untuk menuju lokasi BM itu. Data Landsat yang didapat sekitar tahun 2000, membuat saya yakin kalau jalan tersebut masih ada. Setelah malam sebelumnya direncanakan dengan matang, pagi harinya kita berangkat untuk ke lokasi tersebut. Pukul 9 pagi kita sudah sampai di pintu hutan. Kita mencoba untuk masuk hutan. Baru beberapa meter kita sudah mendapati beberapa pohon tumbang melintang jalan. Beberapa penduduk setempat memberi tahu, kalau pohon tersebut sengaja ditumbangkan oleh pasukan brimob yang menjaga hutan, untuk mencegah pencurian sawit yang berada di sebelah hutan. Setelah beberapa pohon kita singkirkan agar jalan bisa dilalui, kita sampai di camp 27. Kata penduduk itu camp penjaga kayu, tapi setelah kita berhenti disitu kita tidak mendapati penjaga, hanya bangunan baru ditengah hutan yang usang karena tidak dihuni. Karena cek sana-sini tidak ada jalan mobil, kita berhenti di camp ini dan saya jalan kaki menyusuri jalan. Perasaan ngeri akan hadirnya binatang buas coba saya hilangkan dari diri saya, karena sebelumnya dapat kabar dari penduduk sekitar bahwa bulan lalu 2 penduduk terkena terkaman harimau. whuihhhh ngeri juga bo. Setelah cek sana dan sini kita tidak mendapati jalan, hanya ada satu jalan dan tidak bisa dilewati karena jembatan yang roboh. Saya coba kembali mobil yang diparkir di camp 27, ternyata sopir telah menunggu di dalam mobil. Sopir terlihat mimik ketakutan karena ketika tiduran di dalam selasar camp, dia mendengar bunyi yang sangat gaduh di dalam camp padahal di dalam tidak ada orang. Langsung kita beranjak pergi meninggalkan tempat itu.

Setelah muter sana-sini, keluar masuk hutan kita tidak mendapati jalan untuk menuju lokasi bm yang akan kita pasang. Kita akhir memindahkan bm ini ke lokasi lain. Sore hari kita pulang dengan wajah penuh kelelahan. Sampai di basecamp, kita bercerita tentang perjalanan kita ke bapak tempat kita menyewa tempat. Begini kagetnya bapak itu, ketika menyebutkan kita sampai ke camp 27. Lokasi sekitar itu memang terkenal di penduduk sekitar dengan sedikit angker, hanya yang lebih angker adalah daerah selanjutnya. Disebutkan daerah itu namanya daerah Manggul, disana banyak terdapat sumur tua peninggalan belanda. Setelah saya pikir-pikir mungkin lokasi bm yang rencananya akan kita pasang mungkin terletak di daerah itu menelusuri jalan yang buntu akibat jembatan rubuh tadi. Phuih…..ngeri juga bo…

Akhirnya selesai juga pekerjaan ini . Tidak terasa 2 minggu terasingkan di hutan suban ini. Terima kasih kepada istriku yang selalu menelpon di waktu malam. Juga kru-kru project ini atas kerjasamanya yang hebat. Dan terakhir buat the titans, peterpan dengan tembang hitsnya yang membuat semangant setiap perjalanan memasuki hutan.

See u on the next jejak geodet….

Posted by: geocholic | March 10, 2008

foto akad pernikahanku

Atas permintaan salah satu teman seperjuangan di bandung yang sekarang lagi di negeri orang sono, saya upload foto akad pernikahanku. Eta budak penasaran banget dengan pernikahanku, secara dia tidak bisa hadir dan tidak menyangka akan tersalipnya dirinya oleh diriku dalam hal asmara..hehehe. Kalo dalam akademik mah aye boleh kalah, tapi kalo soal asmara…sori ye….hehehehe

akad1akad2akad3akad4akad5akad6

AKAD7akad8akad9akad10akad11nikah1

Posted by: geocholic | February 19, 2008

How to get to my wedding..

tadinya pengen ngeadd google maps ke blog ini, tapi gagal terus euy…(maklum masih amatiran)…

jadinya pake peta ini dulu deh, nanti google mapsnya menyusul…

denah

denah lagi

Posted by: geocholic | February 18, 2008

1 Maret 2008

Doa Pernikahan

Ya Allah,
jadikanlah pernikahan kami pernikahan yang barakah
pembuka pintu rahmat bagi kami, keluarga kami dan ummat
penyempurna keislaman kami
tungku tempat kami menempa shabar dan syukur
sekolah tempat kami belajar menjadi dewasa
jalan kami menggapai cinta-Mu

Ya Allah,
ampuni dosa-dosa kami
maafkan segala khilaf kami
luruskan niat kami
sucikan hati kami
kuatkan tekad kami
bimbing kami
lindungi kami dari segala tipu daya syaitan
agar kami dapat menapaki jalan baru ini, demi menggapai ridho-Mu

Ya Allah,
anugerahkanlah kepada kami pasangan hidup kami dan keturunan kami sebagai penyejuk hati (kami), dan jadikan kami senagai imam bagi orang-orang yang bertaqwa

Amiiin.

Awang&Sandra

 

Cover Undangan

 

halaman tengah

halaman akhir

 

Posted by: geocholic | November 9, 2007

SPOT Grid Reference System

Beberapa bulan yang lalu saya mendapatkan pekerjaan untuk mendigitasi indeks pathrow citra SPOT. Data hardcopy yang saya digitasi adalah data indeks SPOT dari SPOT Image. Hanya pada proses registrasi image sedikit mengalami kesulitan karena pada file hardcopy tersebut tidak disebutkan sistem koordinat yang digunakan. Begitu pula registrasi dengan menggunakan pulau, ternyata tidak nyambung juga. Setelah browsing sana-sini, memang SPOT menggunakan sistem tersendiri. Saya membaca referensinya di sini. Di link tersebut pula saya mendapatkan nilai point-point untuk membuat gridding indeks SPOT yang seharusnya saya digitasi. Dengan begitu saya tidak melanjutkan proses digitasi dan memproses point-point yang saya dapatkan untuk menjadi pathrow SPOT. Berikut contohnya :

Contoh INdeks SPOT

eh, ternyata lewat google earth juga ada layernya juga….

walopun sudah capek-capek bikin pathrow sendiri, ternyata di GE ada. tapi ya ggp, jadi tambah sedikit ilmu

Posted by: geocholic | October 11, 2007

Iedul Fitri 1428 H

Mengambil dari kata2 Pak Hasan :

Walau wajah tak tertatap
Senyum tak terpantul
Tangan tak terjabat.
Kami layangkan pesan kalbu
“Mohon Maaf Lahir dan Batin”

Semoga Allah swt merahmati kita semua.
Selamat Iedul Fitri.
Selamat memperteguh  komitmen pengabdian
pada kebenaran dan kemanusiaan.

Posted by: geocholic | September 13, 2007

Gempa di awal puasa Ramadhan

Bulan Ramadhan tahun ini di Indonesia ditandai dengan gempa di Sumatera Selatan. Beberapa gempa terjadi dari hari Rabu 12 Sept menjelang sholat tarawih dan terakhir pagi ini hari kamis 13 Sept 2007 pukul 6.49 di Sungai, Penuh Jambi. Intensitas terbesar dari gempa tersebut adalah 7.9 SR di 157 Km dari Bengkulu dengan kedalaman episentrum 30 Km (sumber bmg.go.id), tgl 12 Sept 2007. Bencana ini sampai saat ini telah memakan korban 3 korban meninggal di Bengkulu dan 2 korban meninggal di Padang. Berikut gambar lokasi terjadinya bencana (sumber : earthquake.usgs.gov)
earthquake_south sumatera

Donlot file kmz dari http://earthquake.usgs.gov/eqcenter/catalogs/eqs7day-age.kmz 

Posted by: geocholic | August 16, 2007

Update Lusi 10 hari sebelum kemerdekaan

Berikut hasil citra IKONOS dari CRIP daerah LuSi pada tanggal 7 Agustus 2007.

  ej20070807_5m_res.jpg

Bisa dilihat langsung ke websitenya 

Older Posts »

Categories

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.